PANG PADE TULUS artinya supaya sama-sama bisa/jadi.
Dengan segala keterbatasan-ku, aku berharap blog ini bisa kujadikan apa saja sesuai keinginan dan kebutuhanku. Mau jadi buku harianku.....? mau jadi tempat penyimpanan arsip.....? mau jadi album pribadi.....? mau jadi teman berkeluh kesah/berbagi pengalaman...........? mau jadi tempat belajar........ ?
Pokoknya ....... bisa?!, Semua bisa.......!?, semua jadi......... !? pokoknya semauku dan sesukaku......................
Apang Pada Tulus
Inilah blog-nya orang "belog" : pangpadetulus.blogspot.com

Suksme/Terima kasih.

RENUNGAN

SELALU ADA SISI BAIK DARI SETIAP HAL.

FOKUSLAH PADA HAL-HAL BAIK ITU JIKA INGIN HIDUP BERKELIMPAHAN DENGAN KEBAIKAN.

BERPIKIR POSITIF MERUPAKAN SUMBER SEGALA KEBAIKAN.

SELAMAT MEMBACA.....INGAT KOMEN-NYA

20 Oktober 2018

POLA PIKIR YANG BAIK

Sepasang suami-isteri ....beruntung mendapatkan tiket ....untuk dapat pergi ke rumah orangtuanya di kampung. 

Ketika naik bus, ternyata telah ada seorang wanita duduk di tempat duduk mereka.

Inilah cerita si isteri :

Suami memintaku duduk dulu di samping wanita itu, namun .....
tidak meminta wanita ini berdiri. 

Ketika kuperhatikan, *ternyata kaki wanita itu cacat,* barulah aku tahu kenapa suamiku memberikan tempat duduknya.

Suamiku terus berdiri dari ...
Jogya sampai Nganjuk.

 Dari awal, 
dia tidak berusaha memberi tanda kalau itu adalah tempat duduknya.

Setelah turun dari bus, 
aku berkata pada suamiku :
“Memberikan tempat duduk pada orang yang butuh memang baik, namun pertengahan perjalanan 'kan boleh memintanya berdiri agar gantian kamu yang duduk”

Suamiku menjawab :

*“Orang lain tadi sudah tidak nyaman seumur hidup, aku hanya kurang nyaman selama 3 jam saja”*

Mendengar perkataan ini,....
 *aku sangat terharu*
(betul sekali ...ya...seumur hidup...wanita itu sdh menderita karena cacat kaki nya) 
suamiku sedemikian baik, 
namun.... tidak mau orang lain tahu akan kebaikannya, 
itu membuat diriku merenungkan arti sebuah .....
*KETULUSAN.*

        🔙🔛🔙🔛🔙🔛

*Pesan moral nya :*

Ternyata segala hal-hal yang menjengkelkan atau hal-hal yang menyenangkan hanyalah tergantung bagaimana ....
*pola pikir* kita dalam menerima dan memandang sesuatu.

Setiap hal dalam kehidupan ini bisa saja sangat menyiksa dan menjengkelkan bila kita menganggap dan memandangnya dengan Negatif.

Berdiri 3 jam diatas bis sangat menjengkelkan, bisa marah dan Memaki-maki meski dalam hati.

Tiap saat ....
*kita dihadapkan untuk memilih antara mempertahankan hak atau ikhlas berkorban,* 

*pada saat kita melepaskan hak dan lebih memilih memberi, disitulah sukacita dan kebahagiaan akan muncul...*

*“Kita tidak menjadi bahagia*
 karena kaya uang,
........ tetapi......
 *karena kaya akan Kebaikan, Berbagi dan limpah rasa Ikhlas dan Syukur”*

Melakukan Hal Baik - 
'Tanpa diketahui orang lain dan tanpa mengharapkan apa-apa' - sangatlah mulia. 
*Itulah makna dari sebuah Ketulusan / Keikhlasan !!!*
         
*Ada KeBahagiaan tersendiri ketika kita mampu Berbagi kepada org lain.*

*"Hidup yg Bahagia.... Jauh lebih Baik daripada hidup yg Sukses."*
.........Sebab.......
Kesuksesan kita *orang lain yang menilai.*
........sedangkan.....
KEBAHAGIAN.... Hidup kita,  *Pikiran dan Perasaan kita yang Merasakan.*

*"Jangan Korbankan ...Kebahagiaan diri kita Demi untuk dinilai...Sukses oleh orang lain "*

16 Oktober 2018

MEMBERI = MENERIMA (Filosofi sebuah SUMUR)

Jika sebuah sumur ditimba airnya, maka setiap hari airnya jernih dan tidak akan pernah kering, selalu ada air di dalam nya...

Namun anehnya, kalau dalam satu hari saja airnya  tidak ditimba, ketinggian air yang ada di dalam sumur itu tidak meningkat, sama seperti semula.

Sumur yang tak pernah lagi diambil airnya, bahkan akan cenderung airnya kotor dan  beracun, tak layak diminum.
Inilah hukum alam..

Di mana di dalam alam terdapat misteri yang bertujuan untuk selalu memberi & keseimbangan.. 

Sesungguhnya kehidupan kita juga sama & serupa dengan sumur ini...

Pada umumnya orang berpikir bahwa jika kita memberi apa yang kita miliki pasti akan berkurang dari apa yang di miliki semula...

Tapi kalau kita mau belajar dari sumur ini, semakin banyak dan sering kita memberi akan semakin banyak air yang mengalir kepadanya.

Dalam hal memberi tidak harus dalam bentuk uang atau materi.
Kita bisa saja memberi dalam bentuk apa saja yang kita miliki termasuk jasa atau pelayanan

Saat kita mengajarkan dan memberi ilmu, maka dengan sendirinya kemampuan kita akan semakin meningkat.

Yang perlu diperhatikan adalah jangan memberi karena terpaksa, jangan memberi karena ingin dipuji, jangan memberi untuk menunjukkan bahwa kita kaya & jangan memberi karena kebiasaan.

Sebaiknya kita memberi karena menginginkan orang lain agar bisa bahagia, bisa hidup lebih baik dan layak.

Dengan mengembangkan sikap mental memberi yang murni, kita yakin setiap orang bisa melakukannya.

Pilihan terserah pada diri  kita.
Sedangkan manfaat langsung yang bisa kita rasakan saat memberi adalah perasaan kepuasan batin.
Dan inilah sebenarnya kebahagiaan sejati.

THE MORE YOU GIVE... 
THE MORE YOU RECEIVE...
..
MEMBERI=MENERIMA